Rabu, 29 Oktober 2014

ARSITEKTUR MODERN TIPE CUBISM


Ø Eklektikisme: terdapat kecenderungan untuk mencampur adukkan semua jenis gaya
arsitektur, terkadang tanpa mengindahkan kaidah komposisi dan
estetika.
Ø Neo Klasik: hanya mengambil satu bentuk/gaya arsitektur klasik Yunani atau
Romawi, dengan proses, teknologi dan material baru.
Beberapa latar belakang yang mempengaruhi masa transisi dari periode arsitektur eklektik ke periode arsitektur modern awal, sebagai cikal bakal arsitektur modern yang berkembang selanjutnya adalah kejenuhan terhadap keglamoran dan kepalsuan bentuk akibat terlalu bersoleknya arsitektur—akibat banyaknya ornamen—pada periode sesungguhnya. Hal ini memunculkan adanya ide baru terhadap gaya arsitektur, yang dijadikan pegangan dalam perkembangan arsitektur modern. Ide-ide itu adalah:
Ø Kesederhanaan
Penggunaan bentuk abstrak yang sederhana atau geometris murni. Biasanya menggunakan bentuk-bentuk dasar lingkaran, bujur sangkar, dan segitiga.
Ø Ke-murni-an (puris)
Menciptakan hal yang baru tanpa mencontoh / menjiplak periode terdahulu. Kecenderungan untuk tidak bersikap pragmatis dan iconic ini merupakan suatu upaya untuk memutuskan rentetan kejadian arsitektur masa lalu, terutama dalam pemciptaan bentuk yang benar-benar baru.
Ø Universalitas (global)
Karena kesederhanaan bentuk maka bentuk yang terjadi dapat diterima semua kalangan, baik yang berada di satu wilayah yang sama maupun yang berbeda wilayah. Hal ini membuat arsitektur modern tampil polos dengan bentuk geometri saja. Tidak ada pembedaan langgam/style pada daerah yang berbeda.
Ø Antilokalitas dan Romantisme
Bentuknya sama dimanapun arsitektur itu berada (berkaitan dengan universalitas), lugas, tanpa kesempatan untuk “berpuisi ria”. Antilokalitas juga merupakan suatu upaya untuk melepaskan diri dari pengaruh arsitektur periode sebelumnya yang mengedepankan simbol-simbol vernakular.
Ø Kesan bangunan steril dan anti ornamen atuau order (langgam)
Tampangnya bersih tanpa ada ornamen atau langgam-langgam. Tidak mempunya identitas, sebagai akibat dari sikap arsitek pada masa itu yang “alergi” terhadap nilai kelokalan dan kepalsuan akibat ornamen.
Ø Asimetris
Suatu upaya untuk membuang image arsitektur pra-modern yang selalu digambarkan kaku, terikat pada kaidah-kaidah simetri. Sebagai hasilnya, arsitektur yang terjadi lebih bersifat dinamis.
Ø Teknologi dan material
Menggunakan cara atau proses baru yang berbeda dari arsitektur sebelumnya, di samping itu juga didapatkan temuan material baru seperti beton bertulang (reinforced concrete), besi, baja dan lain-lain. Selain itu teknologi pengolahan baru
Ø Sosialistik
Terkesan merakyat (tidak borjuis) karena bentuknya yang sederhana dan tanpa ornamen
Adanya ide-ide baru inilah membuat arsitektur modern menerima banyak kritikan di tahun 1970, karena arsitektur ini dinilai tidak mempunyai identitas, tidak memiliki ekspresi, serta tidak modis.
Terdapat dua ciri umum yang menjiwai periode modern yaitu:
1. Fungsionalisme
Pada era pra modern, yang dianggap sebagai arsitektur hanyalah bangunan-bangunan gereja dan istana. Bangunan diluar kedua tipe bangunan tersebut (seperti perumahan) tidak dianggap sebagai suatu arsitektur. Pada era modern timbul aktivitas-aktivitas baru yang membutuhkan wadah akibat dampak dari revolusi industri. Mulai bermunculan bangunan-bangunan pabrik, perkantoran, dan sebagainya.
Sebagai akibat Revolusi Industri, cara produksi bergeser dari teknik individual yang cenderung custom made, menjadi teknik produksi massal yang mengedepankan kebutuhan akan produk yang cepat dan murah. Pada sudut pandang arsitektur, hal ini ditandai dengan adanya kebutuhan akan pemukiman yang murah dan efisien.
Fungsionalisme kemudian timbul atas latar belakang di atas. Arsitektur modern mengedepankan fungsi dimana suatu arsitektur dapat mewadahi aktivitas. Berbeda dengan arsitek pada masa pra modern yang menata berdasarkan tipologi, arsitek modern menata berdasarkan fungsi.
2. Purisme
Purisme berasal dari akar kata pure (murni). Pada era modern arsitekturnya berusaha menjaga kemurnian bentuk geometrikal yang lepas dari ornamen-ornamen seolah-olah arsitektur modern alergi terhadap ornamen. Bentuk harus ditampilkan dengan sejujur-jujurnya (anti kamuflase).
Kecenderungan pada era ini adalah bahwa selama fungsi struktural dapat terpenuhi maka fungsi estetika boleh diabaikan. Hal ini menyebabkan tipe-tipe bangunan pada jaman ini hampir sama hanya dibedakan dari fungsinya saja ( bentuk merupakan nomor dua setelah fungsi )

a. KUBISME tahun 1910
Arsitektur dianggap merupakan salah satu cabang dari seni rupa dan terpengaruh dengan trend seni rupa yang dipopulerkan oleh Pablo Picasso. Cirinya :
§ Geometrisasi fenomena alam, tidak tampil realistik
§ Memperlihatkan bagaimana benda-benda dipengaruhi oleh cahaya
§ Banyak mempermainkan unsur panjang lebar tinggi yang dikomposisikan dengan cahaya (baik alam maupun buatan)
§ Mengganggap arsitektur adalah rancangan ruang bukan kulit. Yang dirancang adalah volume bukan tampilan dari bidang-bidangnya
§ Mengganggap arsitektur adalah sebagai wadah atau kontainer dari suatu aktivitas.
Arsitek yang terkenal dari gaya ini:
Ø Le Corbusier
Arsitektur dianggap sebagai mesin hidup (living machine), yang terdiri dari bagian-bagian yang merupakan sebuah sistem dan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya (sistem pencahayaan, sistem struktur, dan sistem utilitas).
Falsafahnya tentang arsitektur adalah menciptakan rasa aman, keramah tamahan, kebahagiaan serta kesatuan yang harmonis dari bentuk-bentuk yang ada di bumi ini dan hubungannya dengan skala manusia. Selain itu desainnya dipengaruhi oleh bentuk-bentuk geometris, penggunaan beton eksposed dan permainan bayangan (seperti seni patung)
Ø Frank Lloyd Wright
Dengan paham dasar 
organic architecture, arsitektur diang-gap sebagai unsur organik dari alam (naturally). Karyanya yaitu museum Guggenheim di New York didisain seperti “siput beton”—spiral yang ber-kelanjutan naik dari lantai sampai keatas. Sedang dalam karyanya yaitu Johnson Administration Building kolom beton bertulangnya berbentuk seperti bunga lili . Lantainya berbahan pirex glass yang memberikan cahaya difus, jadi pengunjung yang datang seakan-akan membayangkan dirinya berada di dalam kolam dan di bawah naungan bunga-bunga Lili. Dalam mengembangkan semangat Purisme, Wright selalu menunjukkan keaslian karakteristik materialnya, “Dimana batu digunakan sebagai batu, kayu sebagai kayu dan kaca sebagai kaca”. Pengaplikasian konsep ini dapat kita lihat pada Fallingwater. Unutuk menunjang kesan Natural bangunan yang berdiri di atas air terjun ini, material lantai dan dindingnya adalah batu alam.


Konsep Kubisme yaitu permainan unsur vertikal dan horisontal yang juga dimasukkan dalam karya ini. Hal ini terlihat pada permainan-permainan kantilever-kantilever betonnya.


 

Senin, 20 Oktober 2014

Kematian Tragis Gitaris Ternama Dunia

Kematian tragis sosok musisi meninggalkan karya yang abadi sampai jauh setelah kematian mereka tersebut. Mungkin, jika mereka masih hidup karya-karya mereka bakal terus mengalir dan kita para metalhead, tentunya masih dimanjakan dengan karya-karya yang bakal muncul dari tangan mereka andai mereka masih hidup sampai hari ini.
 
Tapi takdir berkata lain mereka harus meninggalkan scene metal dengan cepat meskipun menyisakan rasa penasaran banyak metalhead di seluruh dunia akan karya-karya mereka selanjutnya yang memang terpaksa berhenti bareng dengan kematian mendadak mereka.

Nah siapa ke 4 gitaris tersebut ? inilah list mereka :

1. RANDY RHOADS

Gitaris pertama yang kematiannya begitu mengejutkan dan patut disayangkan adalah 
Randy Rhoads, gitaris muda yang dikenal karena menjadi sosok penyelamat karir Ozzy Osbourne. 

Meskipun masih muda dan karyanya terbatas, Randy Rhoads dianggap sebagai salah satu gitaris besar sepanjang sejarah oleh majalah rolling stone. Rhoads banyak kali menjadi cover dari berbagai macam majalah gitar dan juga mempengaruhi banyak pemain gitar, termasuk Yngwie Malmsteen, Dimebag Darrell, Dough Aldrich, Frank Hannon, John 5, Steve Vai sampai Zakk Wylde sekalipun.

Rhoads terpilih sebagai Best New Talent oleh pembaca majalah Guitar Player di desember ’81. Dia juga kepilih sebagai Best Heavy Metal Guitarist oleh pembaca majalah Sound U.K di desember 81. Majalah Rolling Stone nempatin Randy Rhoads di posisi 85 dari list 100 greatets Guitarist dan masih banyak lagi penghargaan yang diterima gitaris kelahiran 6 desember ’56 ini.

Perusahaan ampli Marshall merilis seri 1959RR di tahun 2008 lalu, sebagai penghormatan buat Rhoads. Pabrikan gitar Jackson merilis replika gitar asli Randy, yaitu “shotwing” V. Di tahun 2010 lalu, Gibson Guitar mengumumkan gitar custom signature dari model Les Paul milik Randy di tahun ’74.

April 2011, penulis Joel McIver mempublikasikan biografi lengkap Rhoads berjudul Crazy Train : The High Life and Tragic Death of Randy Rhoads yang kata pengantarnya ditulis Zakk Wylde dan Yngwie Malmsteen menulis kata penutupnya.

Rhoads terakhir kali show 18 maret 1982 di Knoxville Civic Coliseum. Hari berikutnya mereka menuju ke Orlando, Florida. Ozzy Osbourne sempat ngobrol bareng Rhoads malam terakhir itu, dimana Rhoads sempat mengingatkan kebiasaan buruk Ozzy dalam menenggak minuman keras.

Waktu mereka berhenti di Leesburg, Florida, Rhoads bersama mantan pilot Andrew Aycock  dan makeup artist Rachel Youngblood mencoba pesawat kecil F35 yang ada disekitar tempat mereka berhenti tadi. Naasnya setelah sekitar 5 menit diudara, sayap kiri pesawat menabrak atap bis tur mereka sendiri, akibatnya sayap pesawat terbelah dua dan pesawt menajdi tak terkontrol. Rhoads dan Rachel terlempar keluar dari peswat itu dan pesawat pun menabrak sebuah garasi dan terbakar.

Rhoads langsung tewas di kecelakan ini begitu juga Aycock dan Rachel. Ke tiganya terbakar dan hanya bisa dikenali dari jejak gigi mereka dan perhiasan yang dipakai Rhoads. Waktu itu usia Randy Rhoads masih 26 tahun dan mantan gitaris Quiet Riot ini berhasil merekam 2 album studio bareng Ozzy Osbourne, yaitu Blizzard of ozz / dan Diary of Mad Man.

Scene metal pun kehilangan sosok gitaris berbakat waktu itu tepat 19 maret 1982. Patut disayangkan kematian mendadak dan tragis gitaris yang punya nama asli William Randall Rhoads ini.

2. CHUCK SCHULDINER

Gitaris ke dua adalah Chuck Schuldiner, gitaris band Death, yang meninggal pada 13desember 2001. Awalnya, di mei 1999, Schuldiner merasa kesakitan di leher atasnya. Waktu itu dia mengira sarafnya kejepit. Belakangan setelah ngejalanin MRI, diketahui kalau penyebab saraf kejepitnya adalah tumor.

Di ultahnya yang ke 32, Schuldiner di diagnosis tumor otak dan langsung mendapat perawatan radiasi. Oktober 99, pihak keluarga Schuldiner mengumumkan kalau tumornya mengecil dan dia dalam kondisi penyembuhan. Januari 2000, Schuldiner dibedah buat menghilangkan sisa tumornya. 

Operasi tersebut berjalan sukses meski keluarganya menanggung beban finansial yang relative besar. Total biaya yang harus dibayar sebesar USD 70,000. Setelah mendapat bantuan daari komunitas metal, Schuldiner melanjutkan karir musiknya bareng band Control Denied.

Dua tahun setelah itu, mei 2001, kanker itu kembali dan Schuldiner sakit lagi. Waktu itu Schuldiner sempat menolak pembedahan, karena masalah finansial. Dan sekali lagi rekan artis Schuldiner membantu mengumpulkan dana dengan cara melelang barang mereka. 

Akhirnya Schuldiner mendapatkan kemoterapi  yang disebut Vincristine. Tapi efek sampingnya membuat Schuldiner mengidap Pneumonia. Chuck Schuldiner akhirnya harus meninggal pada 13 desember 2001, sekitar pukul 4 pagi dan jasadnya di kremasi. 

Sekali lagi scene metal kehilangan sosok gitaris yang punya pengaruh besar di genre ekstreme metal. Chuck Schuldiner adalah gitaris metal ke dua yang kematiannya sangat disayangkan para metalhead diseluruh dunia.

3. DIMEBAG DARREL
Berikut ini mungkin bisa jadi sosok gitaris metal yang kematiannya paling mendadak, paling mengejutkan dan juga patut disayangkan scene metal dunia.

8 desember 2004, Dimebag Darrell Abbott ditembak waktu onstage bareng Damageplan band Abbott setelah Pantera. Sang penembak, Nathan Gale, menembak Abbott lima kali dibelakang kepalanya dengan senjata 9mm Beretta 92FS. Dan tembakan ke 3 membuat Abbott tewas. Gale terus menembaki dan membunuh 3 orang lain dan melukai sekitar tujuh orang.

Teori awal dari motif pembunuhan ini adalah Gale marah karena Pantera bubar atau karena pertengkaran antara Abbott dan vokalis Pantera, Phil Anselmo yang bukan lagi menjadi rahasia. Teori lain adalah Gale yakin kalau Abbott mencuri lagu yang ditulis Gale. Nathan Gale rupanya sakit jiwa berat dan berhenti minum obatnya.

Scene metal dunia pun harus sekali lagi dipaksa kehilangan sosok gitaris metal yang berbakat ini pada 8 desember 2004, satu kehilangan yang patut disayangkan.


4. JEFF HANNEMAN
Mungkin inilah gitaris yang kematiannya nggak diduga banyak orang, begitu mendadak dan juga patut disayangkan scene metal di dunia. Siapa lagi kalau bukan berita kematian Jeff Hanneman, gitaris Slayer.

Awal 2011, Hanneman tejangkit necrotizing fasciitis. Kabarnya penyakit ini terkait dengan gigitan laba-laba yang di klaim Hanneman mengenainya saat ia berada di hot  tub temannya. 

Karena kondisinya ini, Slayer mutusin nggak mengajak Hanneman buat menjalani tur di Australia yang dimulai 26 februari 2011. Slayer mutusin mengajak gitaris Exodus, Gary Holt dan terkadang mengajak Pat o’ Brien, gitaris Cannibal Corpse, buat mengisi posisi Hanneman itu.

Tahun 2012, Tom Araya (basis / vokalis Slayer) mengumumkan kalau Hanneman sudah sembuh. Tapi akhir februari 2013, Kerry King (gitaris Slayer) bilang kalau Hanneman masih sakit dan nggak bisa tampil bareng Slayer. 

2 mei 2013, Hanneman meninggal dunia akibat gagal hati yang berkaitan dengan alcohol yaitu Cirrhosis.

Jeffrey John Hanneman harus meninggal dunia pada 2 mei 2013 dan membuat para metalhead kaget dan sedih atas kepergiaannya yang sangat mendadak ini.

Bahasa Slang Korea

Berikut ini kata2 yang mungkin tidak akan asing yang telah populer bagi kalangan penggemar hallyu

1. Hwaiting

Kata yang satu ini pasti sudah sering kamu dengar. Kata ini menjadi populer sejak Han Ji Eun, diperankan Song Hye Kyo, hampir setiap hari menyebutkannya diserial 'Full House.' Kata 'Hwaiting' sama halnya dengan 'Fighting' dalam bahasa Inggris yang artinya mengajak seseorang melakukan yang terbaik.
Dalam bahasa Jepang, 'Hwaiting' sama dengan 'Hoorah.' Contoh kalimatnya, “Work hard today, hwaiting!"
2. Daebak!
Kata yang satu ini dipopulerkan personel BigBang, Kang Daesung, melalui lagu throat-nya 'Look at Me, Gwisoon.' Kata 'Daebak!' bisa juga berarti 'Wow!' dan digunakan untuk mengambarkan sesuatu yang sangat hebat dan mengagumkan yang berhasil dilakukan seseorang. 
Misalnya, seorang idola yang membawakan lagu dan berhasil mencapai nada-nada tertinggi sekalipun. Contoh kalimatnya, "Daebak!’ he sing it so well.”
3. Aegyo
Kata ini digunakan untuk seseorang yang menggambarkan akting atau tingkah lucu. Biasanya 'aegyo' lebih sering dilakukan wanita ketimbang pria. Kata ini menggambarkan aksi lucu seseorang yang mampu membuat orang lain tertawa. Kata ini bisa juga berarti kepribadian seseorang yang lucu.
Personel girlband 2NE1, Sandara Park, dikenal sebagai gadis aegyo. Contoh kalimatnya, "Dara needs to stop her aegyo. She make me can't stop to laugh.”
4. Bbung
Kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu kebohongan atau lelucon yang mengada-ada. Hal ini digunakan untuk mengatakan kepada lawan bicara kita apa yang baru saja kita ucapkan adalah bercanda alias bohong. Contoh kalimatnya, "Don’t trust Jason, everything he says is bbung.

Penggunaan Kata Cina Tidak Pantas Dipakai

Mungkin banyak diantara kita orang Tionghoa yang masih kurang mengerti dengan makna kata “Cina” dan mengapa kata “Cina itu sendiri tidak pantas untuk dipakai untuk menyebut kaum kita. Kata “Cina” sendiri pada awalnya digunakan secara netral sampai dengan awal abad ke-20, namun kemudian karena sering digunakan untuk menghina dan memaki, akhirnya kata tersebut akhirnya mulai ditinggalkan. Beberapa contoh kalimat yang sering dijadikan umpatan misalnya “dasar orang cina lu!” atau “sini lu orang cina!” dan sebagainya.

Seiring dengan itu, gerakan kemerdekaan di Tiongkok mencapai puncaknya pada tahun 1911 dengan berdirinya Republik Tiongkok yang dalam bahasa Mandarin disebut Zhong Hoa Ming Guo. Kata Zhong Hoa dalam dialek Hokkian berubah menjadi Tionghoa. Semangat gerakan ini menyebar ke orang-orang Tionghoa di Indonesia sehingga mereka mulai menyebut dirinya dengan kata Tionghoa, menggantikan kata “Cina”.
Semangat kemerdekaan ini kemudian ditularkan kepada para pejuang kemerdekaan Indonesia. Karena sama-sama merasa senasib, sama-sama berjuang melawan kekuasaan asing (Eropa), maka terciptalah kerja sama dan saling pengertian antara orang Tionghoa dan Indonesia.
Beberapa bentuk kerja sama tersebut di antaranya :
1. Lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya, pertama kali dipublikasikan seara umum oleh harian Sin Po, harian milik golongan Tionghoa yang berorientasi ke negeri Tiongkok (Saat itu ada 3 golongan Tionghoa, yaitu : pro-Tiongkok, pro-Indonesia dan pro-Belanda).
2. Orang Belanda suka menggunakan kata ‘Inlander’ untuk menghina orang Indonesia. Kata ini sama dengan kata “Cina”, awalnya netral tapi kemudian berkonotasi negatif. Koran Sin Po-lah yang pertama kali mengambil inisiatif untuk mengganti kata “Inlander” dengan kata “Boemipoetra” yang lebih positif.
Sebagai wujud rasa terima kasih atas kedua hal ini dan terutama atas semangat kebangkitan nasional yang ditularkan orang Tionghoa kepada orang Indonesia, tokoh-tokoh pergerakan Indonesia juga mulai meninggalkan kata “Cina” dan mulai menggunakan kata Tionghoa. Dengan demikian penghilangan kata “Cina” dan menggantinya dengan kata Tionghoa memiliki makna yang sangat penting, khususnya bagi orang-orang Tionghoa di Indonesia. Inilah salah satu bukti bahwa orang Tionghoa ikut berjuang untuk Indonesia. Inilah juga yang membuktikan adanya kerja sama dan saling pengertian yang harmonis antara orang Tionghoa dan Indonesia di jaman pra-kemerdekaan.
Pada jaman Orde Lama, kata yang selalu digunakan adalah Tionghoa, bahkan Koran dan tokoh yang anti Tionghoapun juga menggunakan kata Tionghoa.
Lalu bagaimana kata Tionghoa berubah kembali menjadi kata Cina?
Tanggal 25-31 Agustus 1966 (di awal rejim orde baru) berlangsung seminar Angkatan Darat di Bandung yang bertujuan untuk membahas peran Angkatan Darat. Entah dari mana, tiba-tiba mereka membahas dan memutuskan untuk mengganti kata Tionghoa/Tiongkok dengan kata “Cina”. Pada tanggal 25 Juni 1967 keluarlah keputusan presidium kabinet untuk membuang kata Tionghoa/Tiongkok dan menggantinya dengan kata “Cina”. Dan keputusan ini didukung oleh segelintir Tionghoa (yang maaf, tidak tahu malu) yang tergabung di dalam LPKB (K. Shindunata dkk).
Sebenarnya ini suatu keganjilan besar. Bagaimana mungkin suatu seminar yang tidak ada hubungannya dengan soal Tionghoa mengambil suatu keputusan menghilangkan kata Tionghoa (Angkatan Darat seharusnya mengurus masalah pertahanan negara, bukan masalah penyebutan kata!)? Bagaimana mungkin penghilangan suatu kata saja harus ditetapkan melalui keputusan presidium kabinet? Jelas sekali bahwa keputusan ini rasis dan bermotif politik yang bertujuan mendiskriminasi golongan Tionghoa. Dengan demikian jelas bahwa kata “Cina” sengaja dihidupkan kembali dengan tujuan yang tidak baik.
Sejak saat itu, semua media massa mulai menggunakan kembali kata “Cina” dan meninggalkan kata Tionghoa. Hanya ada satu koran yang tetap bertahan menggunakan kata Tionghoa, yaitu Indonesia Raya yang dipimpin olehMochtar Lubis. Akibatnya bisa kita rasakan sampai sekarang terutama di kalangan generasi muda Tionghoa. Mereka (atau bahkan kita sendiri) tidak terlalu peduli lagi, bahkan sama sekali tidak mengetahui kenyataan sejarah dan makna yang sangat penting di balik penggantian kata “Cina” menjadi Tionghoa. Bahkan banyak yang tidak tahu menahu mengenai kata Tionghoa, yang mereka tahu hanya “Cina” dan menggunakannya tanpa merasa berdosa sama sekali.
Jadi mengapa kata Cina tidak pantas digunakan?
Sebagian orang mengatakan karena kata itu mengandung unsur penghinaan. Memang betul bahwa kata itu mengandung penghinaan. Namun itu tidak berarti bahwa kita harus terhina dan tidak perlu membuat kita terhina/tersinggung. Orang yang menyebut kata “Cina” pun kadang ada yang tidak berniat/bermaksud menghina dengan menggunakan kata “Cina” itu sendiri, mungkin karena pengaruh kebiasaan mendengarkan dari orang lain atau kepeleset omongannya saja.
Namun ada satu alasan yang sangat kuat, yaitu fakta sejarah seperti diuraikan di atas tadi. Penghilangan kata “Cina” dan penggunaan kata Tionghoa adalah bukti bahwa orang Tionghoa ikut berjuang untuk Indonesia dan adanya kerja sama yang baik dan harmonis antara tokoh pejuang Tionghoa dan Indonesia. Jika kata “Cina” dipakai, artinya sama saja kita dengan orang asing yang hanya datang di Indonesia untuk berdagang dan mencari kekayaan disini, bahkan mirip penjajah kompeni zaman dulu.
Juga jelas penggunaan kembali kata “Cina” di jaman orde baru memiliki motif diskriminasi dan penghinaan. Dengan demikian apabila kita masih saja menggunakan kata ‘”Cina”, sama saja artinya kita mengubur fakta sejarah. Sama saja artinya kita tidak menghargai kesepakatan yang diraih oleh para pahlawan kita. Sama saja artinya kita menodai perjuangan para tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia baik itu orang Tionghoa maupun Indonesia. Sama saja artinya kita mewarisi kebijakan rejim orde baru yang rasis dan diskriminatif.
Bung Karno pernah mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang merhargai para pahlawannya. Saya yakin ini termasuk artinya kita meneruskan perjuangan mereka dan menghargai segala jerih payah mereka. Penghilangan kata “Cina” adalah hasil jerih payah pejuang Tionghoa dan kesepakatan dengan tokoh pejuang Indonesia. Kalau kita tidak bisa menghargainya (atau dengan kata lain kalau saja masih memakai kata Cina), berarti kita bukanlah bangsa yang besar. Dengan demikian, orang Tionghoa yang sudah mengerti fakta sejarah ini tetapi masih saja menggunakan kata “Cina” bukanlah orang yang “besar”!
Setelah mengetahui fakta sejarah ini, diharapkan agar kita semua mulai meninggalkan kata “Cina” ini. Perlu diperhatikan juga, masih banyak orang Tionghoa yang menggunakan kata-kata yang tidak pantas untuk menyebut orang Indonesia sendiri, misalnya “Hoa Na” atau “Fan Kui”. Kebiasaan jelek ini juga harus kita tinggalkan. Mari kita sama-sama saling menghargai satu sama lain, karena di Indonesia itu Negara dengan berbagai suku, agama, kebudayaan dan ras. Jika tidak mampu saling menghargai dan menghormati, silahkan angkat kaki pindah atau cari Negara lain yang mungkin sesuai dengan sikap anda masing-masing.

Rabu, 16 Juli 2014

Inilah Sosok 9 Presiden Paling Sederhana Di Dunia


 PresidenKeren.jpg


Bagi sebagian orang di dunia, termasuk di Indonesia, kehidupan seorang Presiden identik dengan kemewahan. Banyak Presiden di dunia tinggal di rumah mewah, kemana-mana naik limusin, punya banyak pengawal, fasilitas serba mewah, gaji banyak, dan bisnis keluarga yang dijalankan oleh anak dan istri.

Namun, tidak semua Presiden seperti itu. Di belahan dunia lain, terutama di Amerika Latin, muncul pemimpin-pemimpin yang tak beda jauh dengan kehidupan rakyatnya. Bagi mereka, menjadi Presiden adalah melayani rakyat.
Berikut nama-nama Presiden yang cukup sederhana di dunia:

1.    Fernando Lugo
Dia mendapat julukan “pastor kaum papa”. Maklum, sebelum menjadi kandidat Presiden, Fernando Lugo adalah pastor yang sangat getol membela kaum tertindas. “Bila ada hal yang paling menyakitkan saya, maka itu adalah ketidakadilan dan terutama sekali ketidakadilan sosial,” kata Lugo.
Begitu dilantik menjadi Presiden tahun 2008, Lugo langsung menyatakan tidak akan menerima gajinya sebagai Presiden sebesar 4000 USD per bulan. “Saya tidak membutuhkan gaji itu, yang sebetulnya hak kaum miskin,” katanya.
Selama menjadi Presiden, Lugo memilih tetap tinggal di rumahnya yang sederhana. Ia juga selalu berpakaian sangat sederhana: kemeja panjang atau lengan pendek.
Rikard Bagun dalam laporannya berkepala “Terperangah atas Asketisme Lugo” menulis, “Setiap tamu, termasuk kami bertiga dari Indonesia (saya, Budiman, dan Martin), ikut menikmati makanan harian Lugo berupa singkong rebus, nasi putih, daun kol cacah (salad), dan ikan. Jenis makanan sehari-hari rakyat biasa di Paraguay. Tidak ada yang istimewa.”
Rikard juga melihat, pada hari pertama di jabatannya, Lugo dan Hugo Chavez menyantap makanan rakyat Amerika Latin, seperti ubi kayu, jagung, dan pisang rebus. Sayang, 22 Juni 2012 lalu, Fernando Lugo dikudeta oleh sayap kanan melalui parlemen.

2.    Jose ‘Pepe’ Mujica
Jose Mujica adalah salah satu pemimpin Gerakan Pembebasan Nasional Tupamaro (MLN-T). Ia menghabiskan 14 tahun di penjara karena aktivitas gerilya melawan kediktatoran.
Ia memenangkan pemilu tahun 2009 dan resmi menduduki jabatan Presiden pada Maret 2010. Sejak menjadi Presiden Uruguay, Pepe Mujica memilih tinggal di rumahnya di pinggiran kota Montevideo. Di rumahnya itu tidak ada pelayan. Hampir semua pekerjaan rumahnya, seperti memasak, dikerjakan sendiri.
Selama menjadi Presiden, Pepe Mujica menyumbangkan 90 persen gajinya untuk menambah anggaran sosial negerinya. Pada tahun 2010, kekayaannya pribadinya tak lebih dari 1800 AS dollar atau sekitar Rp 18 Juta. Ia juga hanya menggunakan Volkswagen Beetle keluaran 1987 sebagai kendaraan pribadinya.
Hidup sederhana memang filosofi hidup politisi kiri ini. Ketika ia menjadi anggota parlemen, ia memang sudah sangat sederhana. Sampai-sampai  Petugas parkir gedung parlemen sangat kaget ketika melihat Mujica datang hanya mengendari motor vespa.

3.    Hugo Chavez
Hugo Chavez lahir dari keluarga kelas pekerja. Ia tumbuh dalam kehidupan yang sangat miskin bersama neneknya. Begitu terpilih sebagai Presiden tahun 1998, Chavez menggunakan kekuasannya untuk memberdayakan kaum miskin.
Dia juga adalah sosok Presiden yang sederhana. Seperti Fernando Lugo dan Jose Mujica, Chavez juga menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk anggaran sosial. Chavez juga dikenal Presiden yang sangat merakyat. Ketika melakukan kunjungan, Ia hanya menggunakan jeep atau menumpangi truk.
Ketika hujan lebat mengguyur Venezuela, yang berakibat banjir hebat di mana-mana, Chavez membuka pintu istana Kepresidenan sebagai tempat penampungan. Baginya, Istana Kepresidenan adalah rumah rakyat.
Chavez adalah pembebas bagi rakyat Venezuela. Ia menggunakan kekuasaannya untuk merebut kembali kontrol terhadap sumber daya dan kemudian menggunakannya untuk memberantas kemiskinan, membebaskan rakyat dari buta huruf, menggratiskan pendidikan dan kesehatan, menciptakan toko sembako murah di seantero negeri, dan uan pensiun bagi lansia.

4.    Fidel Castro
Fidel Castro adalah salah satu pemimpin Revolusi Kuba tahun 1959. Sejak itu, Kuba bergerak menuju sosialisme. Tak heran, karena langkahnya yang berbeda dengan jalan imperialisme itu, Fidel Castro dan Kuba banyak didiskreditkan.
Yang sering terdengar, Fidel dianggap diktator dan hidup sangat mewah. Majalah Forbes, misalnya, menuding Fidel punya simpanan 900 juta USD di luar negeri. Berbekal tudingan palsu itu, media-media mainstream menempatkan Castro sebagai orang terkaya di dunia.
Pada kenyataannya, Castro hidup sangat sederhana. Ia tak punya limusin seperti Obama. Pada kenyataannya, hanya menerima gaji sebesar 900 peso (Peso Kuba tidak punya nilai di pasar internasional, tetapi nilai domestiknya setara kira-kira 36$ per bulan atau sekitar Rp 350 ribu). Di Indonesia, kita hampir tidak menemukan lagi ada buruh yang dibayar di bawah Rp 350 ribu per bulan. Tetapi Kuba membayar gaji Presidennya hanya Rp 350 ribu.
Fidel sendiri sudah membantah tudingan Forbes. Ia bahkan menantang Forebs, “Jika anda bisa membuktikan saya punya uang 1 dollar di luar negeri, saya akan mundur dari jabatan saya.”
Dalam wawancaranya dengan Ignacio Ramonet, seperti ditulis di buku “Fidel Castro: My Life”, sekalipun gajinya pas-pasan, ia mengaku tidak sekarat dalam kelaparan. Sudah begitu, gaji yang kecil itu harus dia sisipkan untuk menyetor iuran ke partai.

5.    Nelson Mandela
Siapa yang tak kenal Nelson Mandela? Dia merupakan pemimpin terkemuka pembebasan Afrika Selatan dari kolonialisme dan apartheid. Namanya begitu termasyhur di seluruh penjuru Afrika dan dunia.
Meski begitu, Mandela tetap merupakan sosok yang sederhana. Begitu menjadi Presiden tahun 1994, Mandela rutin memotong gajinya untuk disumbangkan bagi anggaran sosial. Malahan, kemudian, ia menyerahkan sepertiga gajinya untuk membantu anak-anak.
Rumahnya di Johannesburg maupun di desa asalnya, Qunu, terbilang sederhana dan tak ubahnya dengan rumah masyarakat umum.
Tahun 1994, ketika negerinya didera utang warisan rejim lama, Mandela menyerukan pejabat negerinya mengencangkan ikat pinggang. Namun, sebagai langkah awal, ia memulai dengan memotong gajinya sendiri dan gaji Wakil Presiden.

6.    Rafael Correa
Rafael Correa adalah ekonom bergelar  PhD jebolan University of Illinois, AS. Namun, sekalipun menimbah ilmu di AS, Correa justru sangat anti-neoliberal.
Pada saat Luis Alfredo Palacio, Correa menjadi salah satu menterinya. Saat itu Correa berani menentang proposal IMF dan Bank Dunia. Sayang, tindakannya tidak direstui Presiden Ekuador saat itu. Correa pun mundur dari jabatannya. Namun, sejak peristiwa itu, nama Correa makin populer dan dikagumi rakyat.
Correa sendiri terbilang pemimpin sederhana. Tanggal 6 April lalu, ketika APBN Ekuador diancam defisit, Correa mengeluarkan dekrit untuk membekukan pembayaran gaji pejabat tinggi selama dua tahun. Itu termasuk gaji Presiden, Wakil Presiden, Menteri, dan pejabat tinggi lainnya.
Tak hanya itu, ia juga memotong gajinya dari sekitar 8000 USD menjadi 4000 USD. Memang, gaji pejabat Ekuador termasuk tertinggi di kawasan Andean. Dengan pemotongan gaji itu, Correa menyelamatkan APBN tanpa memangkas subsidi sosial rakyatnya.
7.    Evo Morales
Evo Morales adalah Presiden pribumi pertama dalam sejarah Bolivia. Seperti kebanyakan pribumi Bolivia lainnya, Evo kecil sangat miskin dan menghabiskan masa kecilnya dengan menggembala domba. Karena tekanan kemiskinan itu pula, Evo tidak bisa menuntaskan pendidikannya.
Evo adalah seorang petani. Penderitaan yang dialami oleh petani membuat Evo tertarik bergabung dalam serikat petani koka. Pada tahun 1995, ia turut mendirikan partai gerakan sosial bernama Gerakan untuk Sosialisme (MAS).
Dalam pemilu 2005, Evo memenangkan pemilu Presiden. Ia resmi menempati jabatannya Januari 2006. Begitu ia menempati jabatannya, Evo mengumumkan pemotongan setengah gajinya untuk meningkatkan jumlah guru dan dokter.
“Kita membutuhkan 6000 guru baru dan membutuhkan uang 2.200 USD,” katanya. Ia juga menyerukan agar menterinya mengikuti langkahnya. “Bukan untuk Evo, tetapi untuk rakyat,” tambahnya.
Ketika Peru dilanda gempa bumi, pada tahun 2007, Evo juga mendonasikan separuh gajinya untuk korban gempa. Begitu pula ketika terjadi gempa di Haiti dan Chile, Evo juga memotong separuh gajinya dan gaji Wakil Presiden untuk disumbangkan ke rakyat Chile dan Haiti.
Selama menjadi Presiden, penampilan Evo tidak berubah. Ia lebih sering memakai pakaian sederhana, seperti jaket kulit atau sweater biasa. Ia juga tidak meninggalkan kebiasan kaum pribumi mengunyah daun koka.

8.    Ahmadinejad
Ahmadinejad, yang pernah menjadi Walikota Teheran, Ibukota Iran, resmi menjadi Presiden tahun 2005. Saat itu, ia diminta mengumumkan kekayaannya. Ternyata, kekayaannya hanya satu rumah sederhana seluas 175 meter persegi dan mobil Peugeot putih keluaran 1977.
Selain itu, ketika baru menempati jabatannya, ia meminta pembantunya menggulung karpet antik peninggalan Persia di istana negara dan menggantinya dengan karpet biasa. Ia menolak kursi V.I.P di pesawat Kepresidenan.
Ahmadinejad selalu berusaha menggambarkan dirinya tidak berjarak dengan rakyat kebanyakan. Beberapa fotonya beredar di dunia maya memperlihatkan Ia tertidur pulas di atas karpet biasa.

9.    Lula Da Silva
Lula Da Silva adalah Presiden Brazil yang berlatar-belakang aktivis buruh. Ia lahir dari keluarga yang sangat miskin. Lantaran itulah ia harus meninggalkan bangku Sekolah Dasar. Sejak usia 12 tahun, Lula kecil hidup di jalanan, jadi tukang semir sepatu dan menjual kacang.
Pada usia 14 tahun, Ia bekerja di pabrik pengolahan tembaga dan menempati posisi operator mesin bubut. Lima tahun kemudian, ketika ia bekerja di perusahaan otomotif, ia kehilangan jarinya karena kecelakaan kerja. Namun, kejadian itulah yang mendorong Lula mengorganisir kawan-kawannya sesama pekerja untuk membangun serikat dan memperjuangkan hak-haknya.
Di bawah kediktatoran, Lula tampil sebagai aktivis kiri penentang kediktatoran. Tahun 1971, Lula terpaksa menyaksikan Istrinya, Maria de Lourde, yang menderita penyakit hepatitis, meninggal karena ketiadaan uang untuk membeli obat. Tahun 1978, Ia menjadi Presiden Serikat Buruh Pabrik Baja. Ia juga terlibat dalam pendirian Partai Buruh (PT).
Tiga kali maju sebagai Calon Presiden, Lula akhirnya terpilih pada tahun 2002. Pertama kalinya dalam sejarah Brazil dipimpin oleh Presiden berhaluan kiri dan dari latar-belakang klas pekerja.
Begitu menjadi Presiden, Lula tidak mengubah kehidupannya. Ia tetap berpenampilan sederhana. William Gonçalves, seorang Professor di Universitas Negara Rio De Jeneiro, mengatakan, “Lula adalah rakyat. Ia mengerti perasaan mereka dan berbicara dengan bahasa mereka.”
Lula terpilih dua kali sebagai Presiden Brazil. Masa pemerintahannya dianggap sangat sukses. Tak heran, tingkat penerimaan rakyat terhadap pemerintahan Lula mencapai 80%.


Senin, 12 Mei 2014

Sejarah & Fakta Death Metal


  Apa itu Death Metal ??? Death Metal adalah genre musik yang merupakan turunan dari genre Thrash Metal yang memiliki tempo yang super cepat dan drum yang menghentak hentak melebihi bapaknya, Thrash Metal, dan bergitar dengan stem yang rendah, serta bervokal yang unik. Banyak orang membenci genre ini, terutama sih katanya gara gara terlalu membuat telinga menjadi pengak dan temanya yang rata rata adalah tentang kematian, pembunuhan, dan sosial. Karena alasan itulah, Death Metal tidak seterkenal dengan genre seperti Dance, RnB, Pop, Rock, Heavy Metal dan sebagainya. Genre ini lebih disebut sebagai genre Underground alias genre yang hanya komunitas tertentu saja yang mendalaminya dan menyukainya. Dibalik kebencian masyarakat, ternyata Death Metal menyimpan banyak sekali Fakta fakta yang unik dan tidak banyak orang yang tahu. langsung saja ke intinya, namun sebelumnya kita lihat dahulu sejarah Death Metal yang banyak orang mungkin tidak tahu

Sejarah Death Metal

   Mungkin anda para masyarakat yang membenci Death Metal atau mungkin yang belum tahu sejarah death metal pada kaget. Mengapa ??? Karena ternyata Death Metal pertama kali tercatat dalam sejarahnya muncul pada sekitar tahun 80an, dimana masa musik jadul yang enak enak merajalela. Padahal, tahun 1980an merupakan masa masa jaya dan masa masa keemasan dari genre Heavy Metal. Banyak band band pentolan metal yang bermunculan pada tahun 80an. Banyak juga ternyata subgenre dari Metal yang bermunculan, seperti extreme metal yang meliputi Thrash Metal, Black Metal, dan Death Metal.

   Kenal tidak dengan band bernama Venom. Venom merupakan band Thrash Metal yang banyak menginspirasi band band Metal, termasuk Death Metal. Diketahui, ternyata Venom lah yang pertama kali menggagas gambaran dan bentuk daripada Death Metal, lewat debut albumnya Welcome To Hell (1981). Selain Death Metal, dialbum ini pun tergagaslah sebuah konsep daripada extreme metal seperti Thrash Metal. Maka dari itu, mulai banyak band Thrash Metal yang bermunculan karena Venom.

 
  Selanjutnya, band bernama Possessed yang merupakan band Death Metal (meskipun secara keseluruhan adalah band Thrash Metal) turunan Venom & yang disebut sebut sebagai band Death Metal pertama ini menciptakan sebuah style terbaru dari Thrash Metal, yakni membuat suara vokal dengan suara suara aneh nan pengak dengan menggunakan tenggorokan. Nah mulai dari sinilah ada musik yang menggunakan vokal yang tidak indah dan dibilang memiliki teknik yang gampang gampang susah yang membuat organ suara kita bisa menjadi kering. Serta Possessed menambahkan suatu style gitar yang lebih pengak untuk didengar dengan tempo yang cepat dan tak beraturan serta berstem rendah. Mulai dari sinilah style Death Metal untuk pertama kalinya muncul, terutama pada album Possessed yang demo berjudul Death Metal (1984) dan debut albumnya Seven Churches (1985).
   Namun ternyata, konsep Possessed ini telah terlebih dahulu dipakai oleh band bernama Death yang dahulunya bernama Mantas. Band ini meski masih beralbum demo, namun album demo ini fenomenal, Death by Metal (1983), merupakan album non real Death Metal pertama. karena di album ini sangat pekat akan tema kematian dan pembunuhannya dan memiliki suara Grunt dari Kam Lee yang pertama kali dipakai serta stem rendah nan tak beraturan gitarnya yang lumayan pengak. Namun ini jarang orang yang mengetahui dikarenakan album Death by Metal ini masih demo.

   Selanjutnya, band Death akhirnya pada tahun 1987 untuk pertama kalinya band ini mengeluarkan debut albumnya yang bernama Scream Bloody Gore. Album ini banyak yang mengatakan bahwa album ini merupakan arsip dokumen pertama dari sebuah Genre Death Metal, yang berarti ini merupakan album real pertama dari Death Metal. Meski gitaris Rick Rozz (kiri di foto 1) dan Vokalis + drummer Kam Lee (tengah di foto 1) dari Death ini telah keluar terlebih dahulu dari Death, namun Chuck Schuldiner (kanan di foto 1, kedua dari kiri di foto 2) tidak berputus asa begitu saja. Dia telah menemukan drummer penggantinya, dan bassist, gitaris dan vokalis sebagai gantinya adalah dia. Ya meski dibilang "ngiris" cuma dua orang yang merilis dan merekam album ini, namun album Scream Bloody Gore ini meraih berbagai kesuksesan, terutama sebagai barometer utama dari sebuah Death Metal. Memang Death Metal pertama ini lebih menonjol ke pergabungan antara Thrash Metal dan Black Metal, namun tetap album ini menjadi barometer utama Death Metal.


   Terbukti, Death Metal akhirnya semakin berkembang. Morbid Angel merupakan salah satu pengembangnya. Melihat Death dan Napalm Death (band Grindcore) yang keduanya memiliki genre yang cepat nan kejam, akhirnya Morbid Angel berinovasi untuk menggabungkan fitur kedua band tersebut kedalam sebuah Death Metal dan mengembangkan Death Metal lebih kompleks dan memiliki hentakan drum yang super cepat serta bergitar solo cepat. Mereka pun mengeluarkan debut albumnya yang bernama Altars of Madness (1989), yang merupakan album Death Metal pertama yang memiliki kualitas rekaman yang jempol dan memiliki tempo drum yang menghentak hentak pertama di sebagian lagunya.

   Death Metal pun mencapai puncak keemasannya pada tahun 1990an. Banyak bermunculan band band Death Metal baru yang juga merupakan pelopor subgenre death metal. Seperti Cannibal Corpse, merupakan penggagas dan pembawa pertama Death Metal yang menggunakan suara vokal Growl atau suara tarik napas yang kini kita sering dengar pada band Death Metal saat ini. Lanjut dengan Suffocation dan Annihilator yang merupakan pendiri Brutal Death Metal. Terus ada Deicide, merupakan band Death Metal yang memiliki prinsip dan pengikut setan (yang benar2 pengikut setan) pertama.
   Pada tahun 90an ini pun muncul berbagai teknik dan subgenre baru dari Death Metal. Band Death lewat albumnya Spiritual Healing (1990) tergagaslah konsep baru death metal yang lebih kompleks dengan tempo yang lambat nan agresif, dan merupakan album Death Metal pertama yang bertemakan sosial, yang padahal tema sosial ini masih asing di kalangan Death Metal pada masanya. Dan juga Death merilis album barunya bernama Human (1991) yang merupakan album Technical Death Metal pertama. Technical Death Metal ini dikenal sebagai pergabungan antara Death Metal dengan sedikit bumbu Progressive Metal dan nada nada kompleks yang umumnya sulit untuk dimainkan oleh orang awam.
   Pada tahun 2000an death metal berkembang lebih pesat lagi. Banyak sekali band Death Metal yang bermunculan di dunia ini. Terutama kini banyak fusion fusion dari genre lain yang dicampur kedalam death metal sehingga menghasilkan Death Metal baru.

Inilah berbagai subgenre Death Metal yang ada :

  • Brutal Death Metal, death metal yang cepat dan sangat agresif dengan memiliki triple pedal dan rata rata bertemakan sosial. Pembawa pertamanya adalah Suffocation dan Annihilator
  • Technical Death Metal, death metal yang memiliki nada yang tidak selalu berstem rendah, namun memiliki nada yang super kompleks seperti progressive metal. Pembawa pertamanya adalah Death
  • Doom Death, death metal yang bertempo lambat nan agresif. Diketahui pertama kali digagas (bukan didirikan) oleh Death lewat album Spiritual Healing
  • Black Death Metal, bercampur dengan unsur black metal alias kegelapan. Populer dibawa oleh band Behemoth
  • Progressive Death Metal, yaitu genre Progressive Metal yang diberi bumbu Death Metal. Pembawa dan pencetus pertamanya adalah Death lewat album terakhirnya The Sound of Perseverance (1998)
  • Deathcore, death metal yang terdapat unsur Grindcore atau core punk. Band yang terkenal membawa genre ini adalah Dying Fetus
  • Symphonic Death Metal, death metal yang diberi unsur simponi seperti lagu klasik bertema kegelapan


   Disamping keganasan dan teknik serta tema yang diusungnya, Death Metal memiliki berbagai macam
Fakta Fakta unik yang terdapat didalamnya yakni sebagai berikut :
  1. Banyak asal usul teori mengatakan dari mana nama Death Metal Berasal. 
  • Mulai dari nama Death Metal yang berada dalam sebuah album yang dikeluarkan oleh Possessed, Death Metal (1984).
  • Teori lain mengatakan berasal dari nama sebuah band yang pertama kali mengeluarkan album real death metal, yakni Death. Karena mereka memainkan genre Metal, maka dari itu sama saja dengan namanya, Death metal band.
  • Ada juga mengatakan dari album Death yang masih demo, yakni Death by Metal (1983)
  • Ada juga berasal dari salah satu judul lagu Possessed, Death Metal, yang merupakan salah satu lagu dari album Seven Churches (1985)
  1. Meski pengak dan tidak enak didengar, namun tidak bisa sembarang orang memainkan genre ini. Dikenal Death Metal memiliki drum yang super cepat, gitar berstem rendah yang kompleks dan cepat, juga memiliki suara vokal yang unik dan tidak bisa sembarang orang memainkannya. Sudah jelas kan, meski berisik, namun ternyata tidak bisa sembarang orang bisa main Death Metal. Karena Death Metal memiliki tempo yang diluar batas normal dan bernada yang super cepat, rata rata bisa mencapai diatas 1/8 dari ketukan tempo
  2. Bisa dibilang, Death Metal bisa disejajarkan dengan lagu klasik. Karena tingkat kerumitan dalam kecepatan dan kekerasan nadanya yang sangat sulit dan tinggi.
  3. Temanya kematian dan sosial, itu berarti menandakan bahwa Death Metal mengingatkan kita akan kematian dan kehidupan sosial masa kini yang semakin memburuk. Makanya, terus tingkatkan iman dan takwa kepada Sang Pencipta ^_^
  4. Death Metal ini merupakan genre yang full elektronik. Gak akan mungkin kita bisa main ini genre kalau gak ada peralatan elektronik. Seperti contohnya gitar elektrik, bass elektrik, dan juga microphone. Gak ada microphone mungkin suara vokal Death Metal susah kedenger.
  5. Bermain Death Metal itu sama dengan berolahraga dan mengasah otak. Karena kekejaman tempo dan tekniknya yang super sulit dan cepat, membuat tubuh menjadi bergerak dengan cepat memainkan alat musik yang berarti olahraga, dan juga bernada cepat yang berarti membuat otak terasah
  6. Mendengarkan Death Metal bisa sebagai sarana meluapkan emosi dengan cara tidak disadari. Hal ini disebabkan tempo dan teknik musiknya yang cadas
  7. Sama halnya dengan musik klasik yang memiliki nada cepat nan kompleks, Death Metal baik untuk perkembangan otak kanan dengan nada nada yang kompleks. Namun tetap perhatikan orangnya, apakah suka Death Metal atau tidak
  8. Cocok bagi anda yang ingin bernyanyi, namun memiliki suara "pas pasan". Seperti halnya Reggae yang memiliki suara jelek namun bisa bernyanyi, Death Metal pun demikian. Karena Death Metal tidak perlu suara yang bagus, asalkan tekniknya benar kita bisa bernyanyi Death Metal, plus tidak bikin malu maluin diri sendiri lagi, hehehe
  9. Mendengarkan Death Metal dapat mengerti arti kehidupan yang positif maupun yang negatif
  10. Tanpa disadari, Death Metal dapat meningkatkan semangat bagi beberapa orang dengan kecepatan temponya
  11. Dan juga tanpa disadari, Death Metal dapat melatih mental dan uji nyali kita akan hal hal yang gaib dan mistis
  12. Death Metal merupakan genre yang fleksibel. Karena jika Death Metal ini dicampur dengan unsur apapun seperti unsur klasik, pop, RnB, bahkan unsur agamapun, bisa timbul sebuah Death Metal yang lebih unik dan lebih kompleks.
Mungkin masih banyak fakta Death Metal yang lain, tinggal kalian rasakan saja.

Tuh kan sudah dapat disimpulkan, meski Death Metal dipandang negatif, namun buktinya banyak Fakta unik dibalik death metal ini. Ternyata juga Death Metal telah ada dari tahun 80an, atau zaman orang tua kita dulu. Nah sekian dulu nih, mohon maaf bila banyak kekurangan.