Rabu, 19 September 2012

Usia Berapa anak boleh berpacaran


"Pada usia berapa remaja mulai berpacaran?" Jawaban untuk pertanyaan ini bervariasi. Namun, akhir-akhir ini usia mulai berpacaran menunjukkan kecenderungan semakin muda. Apa saja yang mereka lakukan saat pacaran? Ini yang mengusik banyak orangtua. Bila di tahun 1980-an usia 17 tahun baru menjadi lampu hijau untuk mulai pacaran, kini remaja SMP berpacaran sudah biasa. Berbagai hal dapat diduga sebagai penyebab. Antara lain percepatan kematangan hormon seksual karena produk makanan, paparan hubungan percintaan dalam kehidupan sehari-hari, sampai tersedianya berbagai media komunikasi yang sangat menunjang terjadinya romantisme antaremaja. Pertanyaan kita, "Bagaimana mereka mengisi masa berpacaran yang sangat panjang tersebut?
Bagaimanapun, sebagai orangtua kita perlu membuka mata bahwa perilaku seksual telah terjadi di kalangan remaja usia SMP. Sangat mungkin bahwa hal itu dimulai dengan adanya fantasi seksual yang dipicu aktifnya hormon seksual.
Tidak mudah bagi orangtua menghadapi anak remajanya yang mulai berpacaran. Menggunakan otoritas secara keras? Pendekatan otoriter orangtua sudah banyak terbukti menghasilkan luka batin ataupun pemberontakan pada anak.

Pendidikan yang disampaikan dengan cara kekerasan, hasilnya justru menimbulkan perilaku tidak sehat. Represi akibat kekerasan akan menghasilkan gangguan emosi dan memicu mekanisme pertahanan ego yang tidak sehat. Akhirnya perilaku anak yang mendapat kekerasan cenderung melukai hati orangtua itu sendiri. Terdapat beberapa rambu agar mendampingi anak yang berpacaran secara bijaksana. Hal ini tidak lepas dari konteks tanggung jawab utuh orangtua mengantarkan anak menjadi pribadi yang sehat. Rambu-rambu tersebut meliputi: keterbukaan memahami kondisi remaja sekarang, menempatkan diri sebagai pendamping perkembangan anak, menetapkan tujuan pendampingan yang sehat, dan memiliki kualitas pribadi yang mendukung tugas sebagai pendamping anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar